Kamis, 04 Agustus 2011
Lirik Lagu Last Child - Pedih
Engkau yang sedang patah hati
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara perlahan
Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi…
Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi..mu…
Jumat, 12 November 2010
Lirik Lagu Last Child-Anak Kecil
Intro : D G A D Bm G A D
D G A D
Bm G A D
D G Pabila ada hal yang indah
A D
Dari buruknya dunia ini
Bm E
Hilang semua hati gundah
A D Melihat mereka menari D G
Tiada bunga yang seharum
A D
Wangi tubuh mereka
Bm E
Disaat mereka tersenyum A D
Bercahayalah dunia ini
Chorus A D
G D
Tangis dari mulut mereka
bangkitkan semangat di hati
Em A D
Alasan tuk bahagiakan mereka A D
G D
Tawa dari mulut mereka mampu
redam benci di hati
Em A D
Alasan ciptakan damai di bumi
Intro : D G A D Bm G A D
D G A D
Bm G A D
D G Pabila ada hal yang suci
A D
Dari kotornya dunia ini
Bm E
Jernih hati polos mereka
A D
Belum terjamah oleh dosa
D G
Tiada tari yang seindah
A D
Gerak lincah tubuh mereka
Bm E
Disaat mereka tertidur A D
Terdengar malaikat bernyanyi
Chorus A D
G D
Tangis dari mulut mereka
bangkitkan semangat di hati
Em A D
Alasan tuk bahagiakan mereka A D
G D
Tawa dari mulut mereka mampu
redam benci di hati
Em A D
Alasan ciptakan damai di bumi
Solo : D G A G 4x D G D A D G A# C D 2x
A# D A# D A# D Em A
Chorus
A D G D
Tangis dari mulut mereka
bangkitkan semangat di hati
Em A D
Alasan tuk bahagiakan mereka A D
G D
Tawa dari mulut mereka mampu
redam benci di hati
Em A D
Alasan ciptakan damai di bumi A D
G D
Tangis dari mulut mereka
bangkitkan semangat di hati
Em A D
Alasan tuk bahagiakan mereka A D
G D
Tawa dari mulut mereka mampu
redam benci di hati
Em A D
Alasan ciptakan damai di bumi
Outro : D G A D Bm G A D
D G A D
Bm G A D
Kamis, 11 November 2010
Lirik Lagu Last Child – Pedih
Engkau yang sedang patah hati
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara
perlahan
Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi… Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi..mu…
Jumat, 05 November 2010
Lirik lagu Last Child-Diary Depresiku
Malam ini hujan turun lagi
Bersama kenangan yang ungkit luka di hati
Luka yang harusnya dapat terobati
Yng ku harap tiada pernah terjadi
Ku ingat saat Ayah pergi, dan kami mulai kelaparan
Hal yang biasa buat aku, hidup di jalanan
Disaat ku belum mengerti, arti sebuah perceraian
Yang hancurkan semua hal indah, yang dulu pernah aku miliki
Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan
Mungkin sejenak dapat aku lupakan
Dengan minuman keras yang saat ini ku genggam
Atau menggoreskan kaca di lenganku
Apapun kan ku lakukan, ku ingin lupakan
Namun bila ku mulai sadar, dari sisa mabuk semalam
Perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan
Disaat ku telah mengerti, betapa indah dicintai
Hal yang tak pernah ku dapatkan, sejak aku hidup di jalanan
Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan
